Showing posts with label Human Life. Show all posts
Showing posts with label Human Life. Show all posts

Wednesday, March 4, 2009

WHY I LOVE SO MUCH LIFE IN JAMBI

• Di Jambi, hidup tenang sekali. Jauh dari kerusuhan, jauh dari huru hara.

• Di Jambi, itu tidak ada macet sama sekali, kecuali waktu jam pulang sekolah di depan sekolah.

• Di Jambi, masih banyak pohon dan hutan, jadi setiap pagi saya masih mendengar kicau burung dipinggir kamar saya. I love that so much.

• Di Jambi, udaranya segar sekali, polusinya masih relatif kecil sekali.

• Di Jambi, sayur mayur murah meriah.

• Di Jambi tidak ada Mall heboh yang membuat saya tergiur belanja, kecuali beli buku.

• Di Jambi relatif aman, jarang rampok tapi maling jemuran banyak.

• Di Jambi semua bisa diatur…. Silahkan artikan sendiri maknanya.

• Di Jambi, anak anak tidak konsumtif, karena memang jauh dari godaan mal dan toko mainan.

• Di Jambi, tidak ada Starbuck dan teman teman sejenisnya, jadi hemat.

• Di Jambi, pempeknya enak banget dan murah.

• Di Jambi, semua yang judulnya makanan murah.

• Di Jambi tidak ada tempat nongkrong, jadi sering main ke rumah teman, persahabatan jadi lebih akrab.

• Di Jambi tidak ada jarak yang dibilang jauh.

• Di Jambi tidak usah pusing mau pakai baju apa hari ini, fasion, jadi enggak usah takut dikomentarin karena orang di sini memang tidak terlalu sadar fashion.

• Di Jambi , tarif salon murah banget, cocok untuk banci salon seperti saya yang cuci rambut sendiri saja malas banget.

• Di Jambi, tarif parkir murah sekali, sering juga enggak bayar enggak apa.

• Di Jambi, Gaji supir, pembantu masih murah, walaupun kelakuannya sering menyebalkan.

• Di Jambi, saya tidak ada saudara, jadi tidak ada kewajiban moral datang ke berbagai acara keluarga.

I love so much Jambi.

Amelia Masniari

Ps: Sukses dan doa dari saya untuk Ibu Ratu Munawaroh Zulkifli Nurdin yang sedang berjuang agar terpilih sebagai anggota DPR RI dari PAN.

Wednesday, December 17, 2008

IMAJINASI

Memang susah kalau jadi orang kebanyakan berkhayal... Dari kecil saya memang terlalu banyak berkhayal... Di saat anak perempuan pada waktu itu masih bermain boneka, congklak dan bekel, saya justru asik dengan dunia saya sendiri. Waktu kecil tempat favorit saya dibawah tempat tidur... berbaring sama selembar kertas, pensil dan anjing pudel saya si Mercy.. inget kan... yang diceritain di MJ... Nah... saya bisa berjam jam dibawah kolong tempat tidur ini... ngobrol sambil curhat, bermain sama Mercy sambil berkhayal... atau ngobrol sama teman khayalan saya... ada banyak loh..Tod, Ken, Tracy, Phillip..... dan semua di khayalan saya cantik dan ganteng..

Saya juga punya dunia khayalan yang nyaris perfect.. named Amy in wonderland... di mana di dalamnya semua binatang dan pohon itu bernyawa dan bisa berkomunikasi, ada papa buaya, om tikus, om uler, tante kucing... bahkan tembok dan mobil pun bisa bernyawa dan bisa berbicara sebagai " intel " yang sangat dipercaya...

Kebiasaan saya untuk ngobrol dengan teman khayalan saya pernah sangat mengkhawatirkan kedua orang tua saya...karena sudah dalam taraf mengkhawatirkan...tapi mereka tidak panik bereaksi... justru mereka malah membelikan saya diary, dan menyuruh saya untuk mengeluarkan semua imajinasi saya di dalam diary saya tersebut.. Menurut my dad... semua penemuan yang hebat yang ada di dunia ini, berawal dari adanya sebuah khayalan yang hebat... seperti penemuan tivi, handphone, computer... ini semua berawal dari khayalan khayalan penemunya yang pada masanya benda benda ini jauh dari yang pernah dipikirkan orang...

Orang yang tidak mengenal saya, di jamin tidak bakalan mengerti membaca diary saya ini... sebab, jujur saja, tidak jelas mana khayalan , mana yang realitas..hanya orang orang tertentu yang bisa mengerti membaca dan memahaminya...

Kadang saya berpikir, saya ini mungkin gila atau paling sedikit, ada kelainan... karena imajinasi saya sering terlalu liar... terlalu jauh ke depan... Tapi hal hal ini berkurang banyak setelah saya dewasa... tapi tetap saja imajinasi saya sering terlalu jauh... yang pernah saya ceritakan ke beberapa sahabat saya, dan mereka nyaris mau pingsan... dan mereka sering menganggap ada alter ego dalam diri saya... may be yes, may be no...

Waktu saya membuat karakter Miss Jinjing, saya menggambarkannya sebagai perempuan Indonesia yang smart, bangga pada dirinya, punya profesi, punya prestasi yang tidak besar, tapi sangat membanggakan dirinya...cantik and elegant ( of course, coz.. i am not... ) , chic and trendy ( coz i am not... ) , berpendirian... ( di dunia ini hanya ada dua, hitam atau putih, tidak ada abu abu, suka atau tidak suka ... ), believe in love... ( still big questionmark for me... ) , Ambisius ( menurut saya, tidak salah menjadi ambisius dalam mengejar yang kita inginkan ) bitchy for survival and loveable...MJ tidak sempurna, tapi MJ adalah icon perempuan Indonesia moderen yang tidak akan pernah jadi korban kdrt atau bentuk pelecehan apapun dari lawan jenis atau lingkungannya. Sahabat saya menilai, MJ adalah alter ego saya.. well, i dont know... Banyak yang menyangsikan karakter MJ yang digambarkan tidak muda lagi... 30 ++ , tidak langsing, tidak sempurna , bisa berhasil dan " saleable "... saya percaya banget sama yang namanya "every age has its own beauty and own achievement...

Jujur saja, karakter MJ ini lahir dari kemuakan dan kejengkelan saya sama film dan sinetron Indonesia yang selalu melecehkan dan down graded perempuan Indonesia... saya benci banget lihat tokoh muslimah yang diperankan Titi Kamal, atau tokoh Fitri di Cinta Fitri yang bolak balik dilecehkan, digamparin, disiksa, tapi tidak membela dirinya sama sekali.. come on... para produser dan sutradara Indonesia... Please deh... perempuan Indonesia sangat membutuhkan spirit untuk maju... bukan untuk dibawa mundur ke jaman jahiliyah... jaman batu... dark ages.. Jadi saya berani sumpah.. jika khayalan saya MJ di film kan jadi kenyataan... hal hal seperti ini tidak bakalan terjadi...

Jadi... MJ adalah hasil dari imajinasi saya yang berlebihan... sekarang saya sadar... memang saya sadar sekali saya ini unique sekali... walaupun dimata banyak orang saya memang agak agak aneh dan absurd... but thats me... like or dislike, it's up to you.. and I DONT CARE

Tuesday, July 29, 2008

TOUCHY STORY FROM SAMUDRA

Guys... this story has made me crying all night long...

Thanks for my bestfriend, Samudra , who sent it to me for my inspiration...

Guys... please read it... bet u, will cry too...

What a touchy story...

MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT ???

Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko
Pratomo, Direktur Fortis Asset Management yg
sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan
Investment, beliau juga sangat sukses dlm
memajukan industri Reksadana di Indonesia .

Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar
sekali. Silahkan baca dan dihayati.

*MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT* - - -
sebuah perenungan

Buat para suami baca ya..... istri & calon
istri juga boleh....

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda
lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah
mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun
kesehariannya diisi dengan merawat istrinya
yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka
menikah sudah lebih dari 32 tahun.

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal
cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan
anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak
bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun,
menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya
menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang,
lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak suyatno memandikan,
membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat
istrinya keatas tempat tidur. Sebelum
berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan
TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia
selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah
tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh
dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang
untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya
dia pulang memandikan istrinya, mengganti
pakaian dan selepas maghrib dia temani
istrinya nonton televisi sambil menceritakan
apa2 saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi
tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup
senang bahkan dia selalu menggoda istrinya
setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih
kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat
istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat
buah hati mereka, sekarang

anak2 mereka

sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih
kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak suyatno
berkumpul dirumah orang tua mereka sambil
menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka
menikah sudah tinggal dengan keluarga
masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka
dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu
semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung
berkata ' Pak kami ingin sekali merawat ibu
semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu,
tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir
bapak....... . ..bahkan bapak tidak ijinkan
kami menjaga ibu' .
dengan air
mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya
'sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan
bapak menikah lagi,kami rasa ibupun akan
mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua
bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah
tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan
merawat ibu sebaik-baik secara bergantian'.

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak
diduga anak2 mereka.

'Anak2ku.... ..... Jikalau perkawinan & hidup
didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak
akan menikah..... .tapi ketahuilah dengan
adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih
dari cukup, dia telah melahirkan kalian..
sejenak kerongkongannya tersekat,... kalian yg
selalu kurindukan hadir didunia ini dengan
penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai
dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah
dia menginginkan keadaanya seperti Ini.

Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah
bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu
dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan
bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat
oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg
masih sakit.'

Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno
merekapun melihat butiran2 kecil jatuh
dipelupuk mata ibu Suyatno.. dengan pilu
ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya
itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang
oleh salah satu stasiun TV swasta untuk
menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan
pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu
bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg
sudah tidak bisa apa2..
disaat itulah
meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di
studio kebanyakan kaum perempuan pun tidak
sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno
bercerita.

'Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah
cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau
memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran,
perhatian ) adalah kesia-siaan. Saya memilih
istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan
sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat
saya mencintai saya dengan hati dan bathinnya
bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4
orang anak yg lucu2..

Sekarang dia sakit karena berkorban untuk
cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian
bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen
untuk mencintainya apa adanya. sehatpun belum
tentu saya mencari penggantinya apalagi dia
sakit,,,'

---


BILA ANDA MERASA BAHAN RENUNGAN INI SANGAT
BERMANFAAT BAGI ANDA DAN BAGI ORANG LAIN,
MOHON KIRIM EMAIL INI KE TEMAN, FAMILY DAN
KERABAT ANDA LAINNYA SEMOGA BERMANFAAT VERY
TOUCHING.... ......... .....

PS...

Babe , i love u