Showing posts with label investment. Show all posts
Showing posts with label investment. Show all posts

Wednesday, November 26, 2008

TIPS MENGHADAPI KRISIS EKONOMI GLOBAL

Dunia sepertinya dilanda kepanikan terhadap krisis ekonomi global.... tidak dapat disangkal memang.... krisis yang dialami US memang memberi tamparan yang luar biasa terhadap Indonesia yang masih mengandalkan ekspor ke luar negeri, terutama US...

Krisis ini memang berbeda dari krisis yang terjadi tahun 98 di Indonesia. Jika tahun itu yang krisis hanya negara negara di asia tenggara dan amerika latin yang dimulai di Thailand, maka krisis tahun ini semua negara terkena dampak krisis global. Jika tahun 98 yang terpangkas hanya nilai rupiah, bursa saham Indonesia, namun masih banyak juga yang diuntungkan oleh krisis 98, misalnya para pengusaha yang berorientasi ekspor atau yang ber income dalam USD, petani karet yang harganya mendadak melambung tinggi dalam USD dan TKI. Maka krisis yang kita alami sekarang memukul semua sektor... hal ini terjadi karena orang orang di luar negeri mengurangi konsumsi dan melakukan penghematan, sehingga permintaan luar negeri terhadap produk produk ekspor di Indonesia mengalami penurunan dan hasil hasil pertanian yang dapat diekspor ke luar negeri mengalami penurunan harga yang amat drastis, seperti sawit dan karet.... ( kecuali pinang di Jambi hahhahaa / eh ini serius loh... yang naik dalam USD cuma pinang.... saking langkanya.) Hal ini bisa menyebabkan banyak pabrik dan perusahaan bangkrut karena berkurangnya order, dan dampak berikutnya adalah pemecatan karyawan dan buruh pabrik... Pengangguran akan melimpah ruah dan menambah beban pemerintah dan pembayar pajak tentunya.... Kriminalitas akan semakin merajalela.... kecemburuan sosial antara si kaya dan si miskin akan semakin terlihat.... yang punya kekuasaan dan yang merasa tertindas dan jika ini terjadi chaos atau kerusuhan bisa terjadi lagi di Indonesia.

Menurut saya, Indonesia mungkin bisa terselamatkan dalam krisis ini, jika kita semua bersama sama melakukan penghematan dan efisien dalam berkonsumsi.... Indonesia masih diuntungkan dengan jumlah penduduknya yang amat sangat banyak dan terkenal sangat konsumtif.... sehingga konsumsi penduduk Indonesia inilah yang mampu menahan agar roda ekonomi dan produksi Indonesia tetap berjalan.

Krisis ekonomi ini saya perkirakan akan lebih lama dari krisis yang dialami Indonesia tahun 98. Untuk itu kita, perempuan harus bijak menyikapinya, karena dalam rumah tangga, Perempuan biasanya pengendali ekonomi keluarga... Pengendalian diri dalam berkonsumsi dan penghematan adalah suatu keharusan yang sudah mulai dilakukan untuk menyelamatkan keluarga.

Tips Menghadapi Krisis Ekonomi Global

  1. Kurangi pemakaian energi yang tidak perlu dengan sendirinya mengurangi pemborosan.
  2. Biasakanlah berpergian bersama sama, tidak sendirian dalam satu mobil untuk menghemat bensin.
  3. Kurangi berpergian yang tidak penting ke luar negeri untuk penghematan devisa dan membantu mengendalikan nilai Rp.
  4. Kurangi belanja produk Import, apalagi untuk benda benda yang tidak terlalu urgen sifatnya.
  5. Mulailah menggiatkan pemakaian produk Indonesia untuk membantu pengusaha, petani dan peternak Indonesia serta membantu menggerakkan roda ekonomi Indonesia.
  6. Giatkan pemakaian produk daur ulang... dan bio friendly untuk menyelamatkan bumi kita ini.
  7. Jeli melihat peluang yang ada disekitar kita yang bisa menambah income keluarga....
  8. Jangan sia siakan potensi yang ada di dalam diri kita.... maksimalkan potensi dan bakat yang ada, pasti ada jalan untuk menambah income.
  9. Jika orang menyarankan untuk keluar dari bursa saham atau menghindari investasi saham, saya justru sebaliknya... this is a sale time for stock market.... Jika punya duit berlebih atau nganggur yang dapat diparkir untuk sekitar tiga tahun, saham adalah sarana investasi yang menjanjikan... Saya percaya, roda terus berputar. masih ada beberapa perusahaan Indonesia yang memiliki ketahanan yang luar biasa, karena produknya yang spesifik yang tidak dimiliki banyak negara dan akan terus dibutuhkan... sektor pertambangan , telekomunikasi, pertanian sudah terbukti teruji krisis, dan jika terjadi recovery, saham saham inilah yang bergerak terlebih dulu secara cepat...
  10. Harga emas lagi murah... mulai menyimpan dalam bentuk emas batangan, bukan perhiasan, karena terbukti liquid dan jarang rugi menyimpan emas untuk jangka waktu menengah dan jangka panjang.
  11. Mulai lah berwisata di dalam negeri, untuk membantu menghemat devisa di dalam negeri. Percaya deh... Indonesia itu indah dan unik sekali... Memang dalam pariwisata Indonesia, infrastrukturnya masih parah... tapi jika kita membantu dengan berwisata di dalam negeri, dengan sendirinya, infrastruktur di daerah daerah pariwisata di Indonesia bisa mulai digerakkan... banyak loh daerah daerah pariwisata yang masih virgin di Indonesia, kerinci di Jambi, Pulau Banda di Ambon, Pulau Sabang di Aceh, Nias di Sumatra Utara, kepulauan Raja Ampat di Papua, Ternate di Maluku Utara, dll.... percaya deh, setelah kamu lihat tempat tempat yang saya sebutkan diatas..... You gonna really love Indonesia.
  12. Berdoalah supaya krisis ini cepat berakhir dan Indonesia selamat dalam krisis ini....
I love Indonesia...

Amelia Masniari

Monday, June 16, 2008

" MAEN SAHAM "

Mungkin main saham belum dianggap sebagai mainan perempuan oleh sebagian besar perempuan Indonesia, tapi tidak demikian dengan di Hongkong dan Singapura. Di dua negara ini.. kaum perempuannya sangat investment concious.. artinya sangat sadar bahwa investment itu adalah hal yang mutlak pada masa sekarang. Jadi perempuan zaman sekarang jangan hanya bisa fashion concious, tapi juga harus bisa investment concious....

Ibu saya pendidikannya tidak tinggi sekali... tapi dia sangat bijak dari saya masih kecil, sudah diajarkan bahwa perempuan itu harus bisa menghasilkan, supaya laki-laki tidak pandang sebelah mata...Ibu saya bilang, saat saya masih SMA... jaman kamu nanti laki-laki makin hari makin kurang ajar... jangan pernah berharap bisa seperti papa kamu,.... kalaupun kamu mendapatkan laki-laki yang baik, itu bonus dari Tuhan... Jadi perempuan harus bisa mandiri, harus bisa mencukupi dirinya sendiri , supaya kalau disia-sia sama laki-laki tidak sengsara, hidup harus jalan terus, meskipun ditinggal laki-laki... Kata Ibu saya, jadi perempuan harus pintar mengelola uang, membiakkannya dan memiliki aset yang mandiri...

Gara-gara saya dicekokin doktrin seperti itu oleh ibu saya, saya jadi sangat tertarik belajar yang namanya investment...Saya mulai belajar investment dari yang sangat tradisional, beli emas, sampai yang sangat spekulatif seperti saham.... Dan Dunia saham itu sangat menarik perhatian saya, karena sangat kompleks untuk dipelajari... tidak cukup satu atau dua tahun untuk mempelajarinya...

Saya belajar saham pertama kali ( 1994 ) dari mantan bos saya " Joppie Widjaja " dan teman-temannya.. Beliau sangat murah hati berbagi ilmu dengan saya, mengingat pada masa itu dia adalah salah satu " penggoreng saham " / sering juga menyebutnya " bandar " yang sangat ditakuti... Saya beruntung sekali bisa langsung belajar dengan masternya... Dan beliau tidak pelit ilmu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Dari beliau saya belajar pemahaman bahwa beli saat murah dan orang tidak tertarik membelinya, dan jual saat orang sedang panas untuk mengejarnya... Dan Main Saham itu sama sekali bukan Judi... Seperti anggapan banyak orang bahwa judi, tidak ini sama dengan kita membeli baju murah dipusat grosir, lalu menjualnya secara eceran...

Sekali memutuskan bermain saham, itu artinya kita harus meng upgrade pengetahuan kita secara menyeluruh, informasi ekonomi , politik lokal dan global, data konsumsi, kebijakan pemerintah di setiap bidang usaha, bursa internasional... tidak boleh ada yang luput... Lengah informasi bisa berakibat fatal, bisa mengalami kerugian atau bisa kehilangan kesempatan emas... Mau tidak mau kita harus terus menerus belajar dan belajar.

Jika kita masih takut rugi, jangan pernah mulai untuk bermain saham... Dalam proses belajar pasti ada kesalahan, kegagalan atau kerugian... Tapi justru kerugian itu adalah proses belajar... jika tidak pernah rugi artinya kita belum pintar... karena ada proses pembelajaran yang terlewatkan...Bagi seorang pemain saham, rugi itu artinya lagi harus bayar uang sekolah... anggap saja jika kita mau pintar , harus sekolah, dan sekolah itu ada uang sekolahnya dan tidak gratis.... Jadi jangan patah semangat jika pernah mengalami kerugian...

Uang yang dipergunakan untuk main saham, sebaiknya uang yang " menganggur " atau uang yang tidak direncanakan akan dipakai dalam waktu dekat...supaya jika kita ingin " hold " untuk sementara waktu tidak akan mengganggu cash flow rumah tangga... Jika membeli saham, sebaiknya diputuskan untuk main dalam jangka pendek, menengah atau jangka panjang... Jika untuk jangka pendek, sebaiknya kita perhatian penuh selama jam bursa dengan informasi yang selalu up dated....

Main saham itu seperti main ayunan... selalu mengayun naik dan turun... jika sudah lama bermain kita jadi sensitif kapan naik dan kapan turun... kapan harus beli, kapan harus jual, kan tidak boleh beli... kapan harus tahan... karena ada siklusnya tertentu... Dan pengetahuan ini juga lewat proses pembelajaran...

Saya pernah beberapa kali rugi yang lumayan banyak, puluhan juta rupiah... tapi saya harus akui... saya sering profit yang bisa menyenangkan , saya dan anak anak, bisa memenuhi kebutuhan pribadi tanpa membuat mata suami saya melotot karena bolak balik beli tas lagi....
Saya sering bawa anak-anak jalan jalan ke luar negeri hasil dari saham... bukan dari nodong suami... jadi suami saya tidak pernah protes sama saya kalau saya jalan-jalan... Jadi bukan hasil korupsi atau malak orang loh.... hahhahahhaha..... Maklum, hari gini banyak orang pikirannya kotor banget !! Modal memulai buka butik pun juga dikumpulkan dari saham...
Bahkan saya sekarang bisa dapat consultation fee dari orang yang konsultasi main saham sama saya hahhahaha.... asik kan...

Main saham itu sangat ideal untuk ibu rumah tangga, karena tidak harus meninggalkan rumah setiap hari... Jika ingin serius modalnya cukup komputer dan internet... Karena imq & RTI yang on line real time dengan BEJ sudah bisa diakses secara pribadi dimanapun...Transaksi sekarang juga bisa via internet, semuanya semakin mudah dan semakin gampang... Jika masih pemula cukup modal hp dan hubungan baik dengan technical advisor di masing-masing sekuritas biasanya mereka sangat helpful and friendly... Main saham jaman sekarang tuh asik banget, beda sama 10 tahun yang lalu... sekarang bisa sambil main sama anak di rumah, bisa sambil nyalon... thanks to hi tech...

Saya merasa bukan orang yang kompeten untuk menjelaskan saham secara technical... nanti kalau saya sok tahu yang ada malah saya bikin orang rugi... trus sayanya jadi buronan deh... Tapi kalau ada teman-teman yang berminat, saya bisa tunjuk orang -orang yang kompeten untuk menjelaskannya...

Anda tertarik??? Siapkan dulu nyali dan kesehatan jantung anda hahahhha....

cheers

amy